Minggu, 15 November 2020

Mengintip Fakta dan Kandungan Vaksin Corona dan Vaksin Moderna

 

Vaksin Moderna

Pengembangan vaksin untuk mengatasi corona terus dilakukan. Vaksin corona dan vaksin Moderna menjadi vaksin kedua yang muncul setelah diluncurkkan vaksin corona pertama yaitu vaksin Pfizer. Pengujian klinis terus dilakukan guna mendapatkan keefektifan vaksin yang akurat untuk mengatasi virus corona. Untuk lebih lengkapnya simak berikut ini.

Fakta Mengenai Vaksin Corona Moderna

Untuk menggunakan vaksin yang efektif membunuh virus banyak dilakukan dengan beragam jenis. Dari jenis konvensional seperti virus yang diinaktivasi maupun dengan teknologi tinggi seperti protein rekombinan hingga menggunakan DNA dan RNA. Khususnya pada vasin Moderna, vaksin ini menggunakan jenis protein rekombinan RNA yang memiliki nama mRNA-1273.

Teknologi formulasi yang dilakukan perusahaan ini disediakan dalam bentuk injeksi. Dimana kandungan mRNA. Partisipan Akan menerima injeksi intramuscular (IM) sebanyak 0,5 ml pada hari pertama dank e 29. Uji klinis pertama dilakukan kepada 45 partisipan untuk menilai keamanan reaktif awal pada orang dewasa yang sehat dengan rentang usia 18-55 tahun.

Hasil uji pertama menunjukkan bahwa vaksin corona dan vaksin moderna efektif memberikan hasil yang baik. Tingkat dosis yang diberikan secara berbeda memberikan respon yang berbeda pula. Pada pemberian dosis tinggi memiliki tingkat anti bodi yang tinggi juga. Namun hasil uji klinik tahapan selanjutnya masih perlu dilakukan oleh perusahaan ini.

Mendapatkan hasil yang cukup baik, membuatnya mendapatkan perhatian dari presiden Amerika Serikat. Amerika Serikat memutuskan untuk membeli 100 juta dosis vaksin Moderna dengan harga sebesar US$ 1,53 miliar. Bahkan telah melakukan investasi untuk pengembangan vaksin Moderna sebesar US$ 2,5 miliar atau setara 35 triliun rupiah.

Penjualan satu vaksin berkisar US$ 32 hingga US$ 37 per dosisnya. Informasi tersebut membuat saham perusahaan dari Moderna mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Saat pertama kali mengumumkan uji klinik pada tahap pertama. Kenaikan dari saham Moderna pun mencapai sekitar 260% hingga pertengahan tahun 2020 mencapai kenaikan saham tertinggi sebesar 350%.

Kandungan Pada Vaksin Corona Moderna

Seperti penjelasan sebelumnya, kandungan utama dari vaksin corona dan vaksin Moderna adalah proten rekombinan berupa RNA yang diberi nama MRNA-1273. Vaksin dengan kandungan RNA jenis ini bekerja dengan memperkenalkan urutan dari MRNA. MRNA-1273 ini berisikan gen protein antigen dari virus corona yang memiliki lapisan berupa Lipid Nanopartikel (LNP).

Kandungan protein pada mRNA-1273 ini disebut dengan protein spike. Produksi protein tersebut dapat dievaluasi imunogenisitasnya dengan mengukurnya menggunakan immunoglobin G (igG) enzyme-linked assay immunosorbent (ELISA). Sehingga dapat mengetahui responsif imun tubuh tersebut meningkat atau tidak. Dari sinilah keberhasilan vaksin dinilai.

Untuk mengetahui kandungan mRNA-1273 efektif atau tidak maka perlu dilakukan uji klinis. Pada uji klinis pertama terhadap 45 pasien dengan 3 tingkat dosis yang berbeda menghasilkan daya imun yang tinggi pada partisipan. Ini membuktikan bahwa kandungan kedua vaksin tersebut efektif untuk dapat memutus strain virus corona baru.

Setelah dilakukan uji pertama dan berhasil, vaksin corona dan vaksin Moderna terus melakukan uji klinis untuk tahap kedua dan ketiga. Pada uji klinis lanjutan ini dilakukan pada 600 partisipan dan pada uji klinis ketiga sebanyak 30.000 partisipan. Uji klinis ini dilakukan guna mengetahui hasil dari vaksin stabil dan dapat diproduksi masal untuk seluruh dunia.

Demikian berbagai hal mengenai fakta menarik dari vaksin corona Moderna. Dimana pada vaksin ini memiliki kandungan yang cukup baik berupa MRNA-1273 yang dapat meningkatkan daya imun tubuh dari produksi protein spike nya. Pengembangan dan penelitian vaksin ini masih terus dilakukan guna memvalidasi efektifitas penggunaan vaksin sebelum dipasarkan.

Senin, 09 November 2020

Apa Itu Investasi dan Apakah Bisa Kaya dengan Investasi?

 

Investasi

Investasi bukanlah hal yang asing lagi untuk didengar. Lantas, apa itu investasi? Pada dasarnya investasi merupakan suatu kegiatan penanaman modal atau dana pada suatu perusahaan atau aset dengan nilai tertentu untuk memperoleh keuntungan di kemudian hari, dalam kurun waktu tertentu.

Maka, tak mengherankan apabila investasi selalu dikaitkan dengan orang yang telah bekerja dengan penghasilan yang tinggi. Padahal, saat ini generasi milenial pun bisa berinvestasi sejak dini.

Meski istilah investasi telah banyak dikenal, namun kenyataannya masih sedikit orang yang melakukan investasi dikarenakan berbagai alasan, salah satunya yaitu sulitnya untuk meninggalkan gaya hidup yang gemar berbelanja. Sehingga sulit bagi sebagian orang untuk menyisihkan pendapatan untuk berinvestasi.

Padahal, dengan adanya kemajuan zaman, saat ini terdapat banyak jenis jenis investasi yang bisa dilakukan hanya dengan modal Rp.100 ribu. Meski modal yang Anda keluarkan untuk berinvestasi kecil, namun apabila Anda sudah memulainya sejak muda maka akan banyak manfaat yang didapatkan di kemudian hari, dengan catatan jenis investasi yang Anda pilih merupakan investasi yang tepat.

Manfaat Melakukan Investasi

1.   Nilai Aset dan Kekayaan akan Semakin Meningkat

Dengan Anda melakukan investasi, maka secara otomatis nilai dari aset Anda akan mengalami peningkatan. Aset yang dimaksud bisa berupa bangunan, properti, saham, atau bahkan juga uang Anda investasikan.

Berkembangnya aset investasi Anda tentu berbanding lurus dengan berkembangnya kekayaan yang Anda miliki.

2.   Merdeka Secara Finansial

Merdeka memiliki makna sebuah kebebasan. Merdeka dalam hal keuangan bisa diartikan sebagai kebebasan dalam menggunakan uang Anda, Anda tidak perlu merasa khawatir akan kebutuhan Anda saat ini dan bisa juga kebutuhan di masa mendatang.

Hal demikian bisa Anda peroleh apabila aset yang Anda miliki bisa terus menghasilkan uang dan bisa menambah jumlah tabungan Anda. Contoh dari investasi ini adalah poperti, atau bisa juga bangunan kos yang Anda sewakan, sehingga Anda akan terus mendapatkan pemasukan dari aset bangunan Anda tersebut.

3.   Menyiapkan Masa Depan yang Cerah

Ketika Anda telah mencapai usia yang tidak lagi muda, tentu akan menginginkan kehidupan yang layak dan nyaman tanpa dipusingkan dengan beban mencukupi kebutuhan atau biaya hidup sehari-hari. Karena di usia tersebut fisik Anda tidak seproduktif ketika masih muda.

Untuk menyiapkan masa depan yang cerah, maka berinvestasi merupakan salah satu cara yang bisa Anda lakukan. Tentukan dan rencanakan investasi Anda sejak usia Anda masih muda.

4.   Terhindar dari Inflasi

Setiap negara pastilah mengalami sebuah inflasi, hanya saja tingkatannya yang berbeda. Inflasi memiliki pengaruh terhadap kondisi perekonomian negara, terutama dalam proses jual beli, karena inflasi bisa saja melemahkan daya beli masyarakat. Sehingga, belajar investasi merupakan hal yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari inflasi.

Itu tadi merupakan beberapa informasi singkat tentang investasi dan manfaat yang akan didapatkan apabila melakukan investasi.

Mengenal Depresiasi, Faktor yang Memengaruhi Nilai Mobil

 

Mobil Bekas

Secara sederhana, depresiasi merupakan selisih harga mobil saat Anda membeli dengan saat Anda menjualnya kembali. Beberapa faktor penyebabnya adalah usia kendaraan, jumlah kilometer, merek mobil, tingkat kelayakan, dan lain sebagainya (Finder.com). Semua mobil, baru maupun bekas, tentu akan mengalami depresiasi seiring bergantinya tahun. Namun, mobil bekas akan lebih menguntungkan ketika dijual         karena persentase penyusutannya lebih kecil daripada mobil baru. Tak ayal, sebagian konsumen lebih memilih untuk membeli kendaraan second, dan mencari referensi harga mobil bekas di Mocil.

Untuk tahu bagaimana depresiasi memengaruhi nilai kendaraan serta bagaimana cara mengatasinya, simak ulasan lengkapnya berikut.

Siklus depresiasi mobil baru dan bekas

Mengutip situs Finder, sebagian besar mobil baru langsung kehilangan sektiar 10% nilainya saat dikendarai meninggalkan dealer. Artinya, jika Anda membeli mobil seharga Rp300 juta, nilai kendaraan tersebut ‘tersisa’ Rp270 juta ketika ia melaju di jalan. Pun jika di hari yang sama Anda ingin menjualnya kembali ke dealer, harga belinya tak akan lebih dari Rp270 juta. Inilah tahap pertama depresiasi.

Di akhir tahun pertama pemakaian, mobil baru akan kehilangan 10-20% nilainya lagi. Untuk tahun-tahun selanjutnya, nilai mobil tersebut akan turun sekitar 15-25% per tahun. Di tahun kelima, mobil itu kurang lebih sudah kehilangan 60% nilai belinya.

Di sisi lain, mobil bekas tidak mengalami depresiasi di tahun pertama pembelian. Pasalnya, kendaraan second tidak melewati fase perubahan harga eceran ke grosir seperti pada mobil baru. Untuk itulah, Anda bisa menghemat sekitar 20-30% jika Anda membeli mobil bekas yang berumur satu tahun. Selepas tahun pertama, penyusutan pada mobil bekas rata-rata berkisar 17,5%. Hal ini tentu saja membuat kehilangan total nilai kendaraan tersebut akan lebih kecil dibanding kendaraan baru.

Cara mempertahankan nilai kendaraan

Seperti yang sudah disinggung di paragraf pembuka, depresiasi pada sebuah aset—seperti mobil—pasti akan terjadi. Artinya, hal ini tidak akan bisa Anda hindari—namun bisa disiasati. Lalu, bagaimanakah cara menyiasatinya?

Dikutip dari laman Finder, beberapa hal yang dapat meminimalisir laju depresiasi pada kendaraan Anda adalah:

·         Perawatan kendaraan yang teratur,

·         Pemeliharaan kebersihan,

·         Pengontrolan jumlah kilometer agar tetap minim,

·         Penggunaan yang baik saat dikendarai, dan lain-lain.

Demikianlah ulasan tentang depresiasi kendaraan dan cara untuk meminimalisir lajunya. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.

Sumber:

https://www.finder.com/what-is-car-depreciation