Kamis, 30 Juli 2020

Waspada Covid-19 Dengan Menyadari Bahayanya

Homecare

Meskipun WHO baru menetapkan Covid-19 sebagai pandemi pada pertengahan Maret 2020, tetapi virus ini sudah menyerang sejak akhir tahun 2019 lalu. Hingga saat ini, berbagai negara di dunia masih terus berperang melawan virus ini agar tidak menyebar semakin luas dengan berbagai cara, termasuk juga Indonesia. Tidak hanya pemerintah saja, beragam usaha yang bergerak di bidang kesehatan juga turut mendukung. Salah satunya yaitu Homecare24 yang menyediakan layanan dokter corona online sebagai sarana penanganan Covid-19.

Sebenarnya virus corona sebelumnya sudah pernah menimbulkan kehebohan saat munculnya penyakit pernapasan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome). Namun, virus corona yang saat ini menjadi penyebab pandemi ini bisa dikatakan perkembangan dari virus yang menjadi penyebab SARS, itulah sebabnya virus ini sering disebut SARS-CoV-2. Gejala yang ditimbulkannya juga mirip, yaitu batuk, demam, bersin, dan gejala masalah pernapasan lainnya.

Virus ini pertama kali muncul di pasar hewan dan makanan laut Kota Wuhan. Di pasar ini, dijual beragam jenis hewan liar seperti ular, kelelawar, dan hewan lainnya. Pasien pertama yang terinfeksi virus ini adalah pedagang di pasar ini. Tidak hanya itu, dilaporkan juga bahwa banyak pasien lain yang terinfeksi juga terkait dengan pasar ini. Inilah yang memunculkan dugaan bahwa penularan awal virus ini terjadi dari hewan yang ada di di pasar ini. Namun, saat ini penularannya sudah terjadi secara aktif dan cepat antara manusia ke manusia.

Hal yang hingga saat ini masih menjadi penyebab sulitnya pencegahan penularan virus ini adalah gejalanya yang semakin tidak jelas. Pada awalnya, seseorang yang terindikasi positif virus ini memiliki gejala menyerupai penyakit flu biasa seperti batuk, pilek, sakit kepala dan tenggorokan kering. Kondisi lebih lanjut, biasanya penderita mengalami demam tinggi, sesak napas, nyeri dada, batuk berdahak hingga batuk berdarah. Namun, gejalanya saat ini terus berkembang seperti kehilangan indera perasa (meskipun jarang, ada beberapa kasus) dan sebagainya. Lebih sulitnya lagi, beberapa orang yang bersifat carrier atau pembawa virus bahkan tidak memiliki gejala apapun tetapi bisa menyebarkan virus ini ke orang lain. Seseorang dengan kondisi ini umum disebut dengan istilah OTG (Orang Tanpa Gejala). Itulaah sebabnya, Anda sangat dissarankan untuk selalu waspada terhadap lingkungan sekitar.

Patuhi protokol kesehatan seperti jaga jarak aman, menggunakan masker, rajin cuci tangan terutama setelah melakukan kontak fisik dengan orang lain atau benda, dan sebagainya. Sadar bahayanya, maka Anda bisa lebih waspada terhadap virus ini.