Senin, 27 Januari 2020

Ingin Memperindah Taman? Berikut 8 Cara Buat Kolam Ikan Koi dengan Mudah


Ingin Memperindah Taman? Berikut 8 Cara Buat Kolam Ikan Koi dengan Mudah

Kegiatan weekend bisa Anda jadikan sebagai kegiatan untuk memperkenalkan anak dengan lingkungan sekitarnya. Mungkin, weekend bisa dijadikan sebagai ajang rekreasi untuk berkunjung ke berbagai wahana edukasi seperti kebun binatang maupun taman kota. Namun, alangkah baiknya Anda memanfaatkan lingkungan sekitar rumah untuk meningkatkan daya kreativitas dan imajinasi anak dengan membuat kolam ikan koi.

Ikan hias ini banyak dijumpai di pasaran sehingga Anda tidak perlu bingung untuk mencarinya. Anda bisa memeliharanya sekaligus memberikan bentuk perhatian kepada si kecil untuk mencintai binatang. Berikut langkah sederhana yang perlu Anda Lakukan dalam membangun kolam.

1.    Lokasi Atau Posisi Yang Tepat
Anda harus menentukan posisi yang pas untuk meletakkan kolam ikan koi. Apabila ingin menempatkannya di dalam rumah, maka Anda harus menyiapkan kolam di sudut ruangan  yang tetap bisa mendapatkan akses cahaya matahari secara langsung.

Hal ini dimaksudkan untuk mencegah pertumbuhan alga yang dapat mempengaruhi sirkulasi dan kesehatan ikan koi. Selain itu, letak kolam ikan harus berada pada tempat yang mudah diawasi. Agar tidak membahayakan anak Anda saat bermain di sekitarnya.

2.    Tentukan Ukuran Tempat Yang Ingin Dijadikan Kolam
Bagi Anda yang baru memulai membuat kolam ikan koi, sangat disarankan untuk menentukan ukuran kolam berkisar 5.600 liter. Hal ini dilakukan untuk membuat ikan koi dapat tumbuh dengan baik dan sehat. Apabila Anda membuat kolam berukuran terlalu kecil, sangat dikhawatirkan ikan koi tumbuh menjadi tidak normal.

Selain itu, kolam yang berukuran besar membuat pergerakan ikan koi menjadi lebih lincah. Karena salah satu ciri-ciri ikan koi yang sehat adalah aktif bergerak. Khususnya pada saat ditaburkan makanan, jika pergerakannya terlihat responsif maka ikan koi dalam keadaan sehat.

3.    Sirkulasi Air Dan Perkembangan Bakteri Perlu Anda Perhatikan
Selain tahapan di atas, Anda perlu memperhatikan sirkulasi air dan perkembangan bakteri probiotik yang sangat penting untuk ikan koi. Sirkulasi air juga ditopang oleh adanya pompa air dan filter yang berfungsi dengan baik. Hal ini dilakukan untuk menjaga kandungan oksigen tetap terjaga dan kondisi air tetap jernih.

Sirkulasi yang sesuai membuat ikan koi tumbuh dengan sehat. Artinya ikan akan dapat “menghirup” oksigen dalam air yang jernih. Jika air terlihat keruh, maka bisa dipastikan di dalamnya mengandung bakteri-bakteri jahat yang dapat mengancam kesehatan ikan koi.

4.    Percantik Dengan Ragam Batuan  Dan Tanaman
Kolam ikan yang sudah dibuat tentunya akan lebih cantik apabila dihiasi dengan ragam batuan halus dan tidak runcing di bagian dindingnya maupun bagian dasar. Penggunaan batuan halus dilakukan agar tidak membahayakan si ikan. Seperti halnya tanaman air, kolam yang baik memiliki perkembangan ganggang berkisar ¾ inci di bagian dindingnya.

Desain bebatuan dan tanaman pada dasar kolam juga sangat perlu diperhatikan. Jangan sampai dekorasi bebatuan dan tanaman justru terlalu rekat sehingga menyulitkan ikan koi untuk berenang.

5.    Pemeliharaan Ikan Koi
Apabila bangunan kolam sudah siap untuk ditinggali si ikan koi. Anda bisa memasukkan ikan tersebut secara pelan-pelan agar tidak membuatnya syok. Pemeliharaan ikan yang baik berupa pemantauan sirkulasi air, pompa maupun perkembangan bakteri probiotik sangat perlu dilakukan.

Anda juga harus memeriksa pergerakan ikan secara berkala. Ketika ada ikan yang terlihat tidak aktif selama beberapa hari, maka perlu diwaspadai bahwa ikan tersebut terserang penyakit. Segera pisahkan dengan ikan lain agar tidak mengkontaminasi ikan-ikan yang lainnya.

Nah, itulah beberapa langkah mudah untuk Anda membangun kolam ikan koi. Semoga bermanfaat ya, selamat mencoba!



0 komentar:

Posting Komentar